Narita International Airport,Japan

Preparing for departure

East West Center, University of Hawaii

All of the participants for Civic Education short course, University Of Hawaii

Davi and Haris

Happy family of my little sister

Elementary School in Hawai'i

Fun learning and school visit

Project Citizen SMP Negeri 16 Bandar Lampung

Implementasi model Project Citizen di SMPN 16 Bandar Lampung

Narita International Airport

Funny and new experience

Kamis, 14 November 2013

International teacher education conference committee 2013







All committees are take part on this international conference in July 2013. Presented by Teacher Training and Education Faculty University of Lampung. This is the first ITEC, and annualy will hold by another university as a plan.

Rabu, 13 November 2013

Studium Generale Pendidikan Kewarganegaraan - Universitas Lampung







Studium Generale PPKn Universitas Lampung, Oktober 2013
By: Mohammad Mona Adha

Studium generale yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Lampung pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2013 dilaksanakan dalam rangka untuk menyambut mahasiswa baru angkatan 2013. Kegiatan studium general tersebut juga dihadiri oleh para dosen di lingkungan program studi PPKn, mahasiswa angkatan lainnya, dan para undangan yang turut serta dalam acara tersebut.

Way Kambas - Elephant Training Center, Lampung-Indonesia








Rabu, 06 November 2013

Effective civic education


Effective Civic Educationdari Center for Civic Education (1994:9-14) sebagai berikut:
  • Civic education should be a central goal of the educational system;
  • Civic education should be required at every level of the school curriculum;
  • Civic education instruction should be of high quality and sufficient quantity;
  • Civic education should be interdisciplinary;
  • Civic education methodology should be interactive;
  • Emphasis in the civic education curriculum should be on how to think rather than what to think;
  • Civic education content should reflect community realities and a balance among conflicting political view points;
  • Civic education should include historical as well as contemporary topics;
  • The school and the classroom should serve as laboratories in which students can practice democratic participation;
  • Community members should be involved in the civic education classroom
  • Students should have opportunities to participate in civic experiences in the community.

Selasa, 05 November 2013

Agar CTL lebih efektif


Perhatikan hal ini agar CTL lebih efektif

Agar pelaksanaan pembelajaran kontekstual lebih efektif, maka guru perlu melaksanakan hal-hal sebagai berikut.
  1. Merencanakan pembelajaran sesuai dengan kewajaran perkembangan mental siswa
  2. Membentuk kelompok belajar yang saling tergantung.
  3. Menyediakan lingkungan yang mendukung pembelajaran mandiri.
  4. Mempertimbangkan keragaman siswa.
  5. Memperhatikan multi-intelegensia siswa.
  6. Menggunakan teknik-teknik bertanya yang meningkatkan pembelajaran siswa, perkembangan pemecahan masalah, dan keteampilan berpikir tinggi.
  7. Menerapkan penilaian autentik yang akan mengevaluasi pengetahuan dan berpikir kompleks seorang siswa, daripada hanya sekedar hafalan informasi faktual (Nurhadi, 2003: 20-21).

Tujuan pendidikan kewarganegaraan


Tujuan pendidikan kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk mewujudkan warga negara yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara Indonesia. Sasarannya adalah tercapainya kehidupan masyarakat dengan budaya damai, toleransi, anti kekerasan, jujur, peduli, adil, kepatuhan hukum serta menjunjung tinggi supremasi hukum, yang menjadi wajah upaya nation and character building. Pendidikan kewarganegaraan merupakan amanat konstitusi bagi seluruh komponen bangsa dan menjadi kewajiban segenap sektor pelaksanaan fungsi pemerintah untuk merumuskan dan melaksanakan melalui kebijakan publik di sektornya. (Departemen Pertahanan RI, Dirjend).

Pendidikan kewaraganegaraan dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Pendidikan kewarganegaraan adalah usaha sadar dan terencana mewujudkan warga negara yang memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara untuk bela negara dengan perilaku cinta tanah air, rela berkorban untuk bangsa dan negara, yakni Pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara, yang berujung kemampuan awal bela negara secara fisik maupun non fisik. Dalam pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan juga pembentukan kepribadian mahasiswa sebagai bangsa Indonesia yang bertanggung jawab terhadap negara dan bangsanya. Adapun sosialisasi pendidikan kewarganegaraan dapat dilakukan melalui sekolah, keluarga, media massa, institusi politik, dan negara.