Kamis, 28 November 2013

Memahami pendidikan kewarganegaraan


Memahami Pendidikan kewarganegaraan
By: Mohammad Mona Adha

Pendidikan kewarganegaraan memegang peranan yang cukup penting untuk memberikan arahan dan pemahaman kepada warga negara agar dapat bertindak dan berperilaku yang baik kapanpun dan dimanapun mereka berada. Sebagai warga negara yang mengerti akan keberadaan diri pribadi mereka, diharapkan mereka mampu untuk memposisikan diri mereka sebagai individu yang terbaik dalam kehidupannya sehari-hari. Pendidikan kewarganegaraan pula memberikan pemahaman kepada setiap warga negara agar dapat berbuat yang positif untuk orang banyak. Dalam artian, setiap individu agar mampu melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi orang-orang yang terlibat didalam aktivitas tersebut dan juga bermanfaat bagi mereka yang tidak terlibat secara langsung. Dengan melakukan kegiatan-kegiatan atau program-program yang nyata dan bermanfaat akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk perkembangan dan pembangunan diri warga negara itu sendiri. Dengan hanya terinspirasi oleh kegiatan-kegiatan yang bermanfaat tadi, paling tidak terbentuk adanya warga negara yang baik dan sekaligus berpotensi baik bagi dirinya sendiri dan untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai.

Pendidikan kewarganegaraan juga memberikan arti penting untuk menjaga hubungan antar personal, personal dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Sehingga dengan demikian hubungan baik dan kekuatan hubungan itu sendiri dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan, kemudian yang pada akhirnya menciptakan keharmonisan, kerukunan, persahabatan, kasih sayang antar sesama, kebaikan, dan kebersamaan.

Satu hal lagi yang perlu dicermati adalah bahwa pendidikan kewarganegaraan tidaklah terbatas oleh dinding-dinding kelas semata. Tetapi pendidikan kewarganegaraan lebih luas cakupannya saat ini seiring dengan era globalisasi. Sehingga skala pendidikan kewarganegaraan dapat digolongkan dalam skala lokal, skala nasional, dan skala global atau internasional. Perlu kiranya hal ini dipahami oleh setiap orang bahwa apa yang menjadi kajian dalam pendidikan kewarganegaraan tidaklah hanya terbatas oleh text book saja, tidak terbatas pada tulisan-tulisan saja, tetapi apa yang menjadi perbincangan, sendi-sendi kehidupan, segala aspek yang ada dalam masyarakat merupakan cakupan atau bahasan dari pendidikan kewarganegaraan baik itu yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.

0 comments: